professional_watches_yacht-master_video_cover_0001_1920x1080.mp4

Yacht‑Master

Jam tangan untuk lautan lepas

Oyster Perpetual Yacht-Master II – satu-satunya kronograf di dunia dengan memori mekanis – membungkus ketegangan saat-saat genting. Jam tangan regatta yang lebih unggul dari yang lain, Yacht-Master II adalah alat penting bagi para nakhoda untuk mengukur tindakan terbaik yang harus diambil.

Fitur

Karakter
Kelautan
yang
Khas

Kronograf regatta yang inovatif

Karakter kelautan yang menonjol dan khas dari Yacht-Master II sangat sejalan dengan semangat jam tangan Oyster Profesional. Tampilan jernih kronograf regatta melambangkan perhatian Rolex pada detail secara terus-menerus.

Kronograf regatta yang inovatif ini memiliki daya tarik bagi pelaut yang berpengalaman dan juga bagi para penggemarnya. Dengan penghitung mundur uniknya yang dapat diprogram dengan sebuah memori mekanis dan penyelarasan dalam perjalanan, Yacht-Master II menyatakan haknya untuk berada di sebuah tempat yang membanggakan dalam jajaran bergengsi dari jam-jam tangan Rolex Profesional.

Hitung mundur perlombaan

Seperti halnya kontes kecepatan lain, hakikatnya adalah presisi. Yacht-Master II menampilkan fungsi mekanis yang belum pernah ada sebelumnya: penghitung mundur yang dapat diprogram dari 1 sampai 10 menit dan memungkinkan para nakhoda untuk menghitung waktu secara tepat dan mengikuti prosedur pemulaian resmi setiap perlombaan.

Fleksibilitas ini menjadi salah satu aset utama dari Yacht-Master II; pengembangannya dianggap sebagai tantangan teknologi. Pemrograman dapat direkam secara mekanis. Selain itu, begitu hitung mundur dimulai, jam dapat diselaraskan dalam perjalanan untuk menyesuaikan perubahan dalam hitung mundur resmi perlombaan.

Bingkai cincin Ring Command
Rolex mencapai kesempurnaan ketika mengganti perhatiannya pada pendefinisian ulang tujuan dan fungsionalitas bingkai cincin. Biasanya, bingkai cincin beroperasi secara independen dari mekanisme internal; akan tetapi, bingkai cincin Ring Command pada kronograf regatta Yacht-Master II beroperasi bersamaan dengan mekanisme internal.

Sebagai sebuah komponen mekanis yang terpaut ke mesin jam, bingkai cincin secara harfiah berfungsi sebagai kunci untuk penghitung mundur yang dapat diprogram, memungkinkannya untuk diatur dan diselaraskan dengan urutan waktu mulai perlombaan. Rumit dalam desain, namun sederhana dalam penggunaan, jam tangan ini indah secara fungsional.

Cara menggunakan
Yacht-Master II

Pelajari cara menggunakan fitur-fitur dari jam tangan Rolex Yacht-Master II sebelum atau selama regatta.

Panduan pengguna
professional_watches_yacht-master_rolex_way_0001.mp4

Terasa nyaman di laut seperti ketika berada di perahu layar, Yacht-Master memadukan karakter dan performa.

Kualitas dari model ini yang kedap air dan tangguh membuatnya menjadi jam tangan yang ideal untuk olahraga air dan pelayaran khususnya.

Rancangan dan Fitur

Jam
tangan
kelautan

Versi emas Everose dan putih 18 karat dari Oyster Perpetual Yacht-Master yang berunsur kelautan adalah satu-satunya model Oyster Profesional yang ditawarkan dalam tiga ukuran: 42, 40 and 37 mm. Tali jam Oysterflex Yacht-Master, dikembangkan dan dipatenkan oleh Rolex, menawarkan alternatif yang sporty dari tali jam logam tanpa mengurangi ketangguhan, ketahanan terhadap air, atau keandalan.

Bingkai cincin yang dapat diputar dua arah

Bingkai cincin graduasi 60 menit yang dapat diputar dua arah milik Yacht-Master dibuat dari bahan-bahan berharga. Angka-angka dan graduasi yang dipoles dan timbul terlihat jelas di atas latar belakang matt dan semburan pasir. Bingkai cincin fungsional ini – yang membuat pemakainya dapat menghitung, misalnya, waktu berlayar antara dua pelampung – juga menjadi komponen utama dalam identitas visual khas model ini.

Banyak jam tangan Rolex tersedia dari bahan, yang kini legendaris, kombinasi emas kuning, putih, atau Everose dengan baja yang dikenal sebagai Rolesor, tetapi Rolesium adalah ciptaan khusus untuk Yacht-Master. Kendati cangkang dan tali jam terbuat dari Oystersteel yang tangguh, bingkai cincin versi Rolesium terbuat dari platinum 950, menanamkan warna putih keperak-perakan dan kilau cerah yang terkesan mewah.

Yacht-Master

Rolex telah menjalin hubungan istimewa dengan dunia yachting dari kedekatan alaminya dengan olahraga bahari yang dinamis ini dan nilai-nilai tradisionalnya.
Oyster Perpetual Yacht-Master melambangkan ikatan istimewa antara Rolex dan dunia pelayaran yang sudah dimulai sejak tahun 1950-an. Yachting memiliki keanggunan yang tak dapat dihalangi oleh kondisi yang berat.

Kini, Rolex adalah mitra yang berkomitmen dari berbagai klub-klub yacht, institusi, dan regatta paling bergengsi di dunia, beragih standar keunggulan tertinggi dengan semangat terbaik para wali pelayaran.

Rolex dan yachting

Navigator
Luar Biasa

Untuk melawan kekuatan lautan dituntut keberanian dan naluri bawaan atas petualangan. Para pelayar harus benar-benar mempersiapkan diri untuk semua kemungkinan yang terjadi sebelum berangkat, karena mereka tahu tidak akan bisa menghindari cuaca buruk, kerusakan pada perahu, dan insiden-insiden lainnya.

Beberapa orang diketahui telah pergi berlayar memakai kronometer tangan Rolex, termasuk Sir Francis Chichester, Bernard Moitessier, dan Sir Robin Knox-Johnston, yang dikenal karena menjadi pelayar pertama yang menyelesaikan keliling dunia solo kurang dari setahun.

Oyster Perpetual yang dipakai oleh Sir Francis Chichester selama pelayarannya mengelilingi dunia, Agustus 1966 – Mei 1967.

Sir Francis Chichester
Manusia pertama yang mengelilingi dunia dari barat ke timur sendirian, ia akan selamanya menjadi bagian dari sejarah yachting. Pria yang tampak sederhana ini, yang juga seorang wiraswasta dan penerbang, melambangkan semangat pelayaran dan petualangan. Dia meraih prestasi rintisannya menyeberangi lautan dunia antara tahun 1966 dan 1967, memakai jam tangan Oyster di pergelangan tangannya.

Oyster Perpetual yang dipakai oleh Sir Francis Chichester
selama pelayarannya mengelilingi dunia, Agustus 1966 – Mei 1967.

Basah kuyup, beset, dan terempas sana sini seperti pemakainya, jam tangan Rolex-nya menghadapi lautan berbadai dengan gagah berani. “Selama perjalanan saya mengelilingi dunia menggunakan Gipsy Moth IV, jam tangan Rolex saya terantuk copot dari pergelangan tangan beberapa kali tanpa kerusakan,” tulisnya dalam surat untuk Rolex pada tahun 1968. “Saya tidak bisa membayangkan jam tangan yang lebih tangguh. Ketika menggunakannya untuk pekerjaan sekstan dan bekerja di dek depan, jam itu seringkali terbentur, juga tersiram ombak yang masuk; tapi jam itu tampak baik-baik saja dengan semua ini.”

Setiap Rolex
Memiliki Kisah

Lydia Ko

Mencoba

Yacht-Master

di Toko

Tidak ada yang bisa mengalahkan pengalaman langsung merasakan perincian yang cermat, berat yang seimbang, kenyamanan dan sekadar mengetahui rasanya memakai sebuah jam tangan Rolex.

Lihat semua peritel
No Authorized Retailers were found in your Location

Model Baru
2019

Yacht-Master 42

Anda mungkin juga menyukai...

Perpetual

Lebih dari sebuah kata di pelat jam, Perpetual merupakan semangat yang menggerakkan segala sesuatu yang kami lakukan.

Rolex.org tidak tersedia dalam bahasa Anda untuk saat ini, Anda akan diarahkan ke versi bahasa Inggris dari situs web ini.